For Registration Assistance, please contact our Admissions Office via WhatsApp: (+62) 811-3755-552

Perdalam Riset Stem Cell, Stifar Semarang Kunjungi SCCR Indonesia dan Kampus APU

[FOTO BERSAMA]: Civitas Academica Kampus APU saat Berfoto Bersama dengan Perwakilan Stifar di Auditorium Kampus APU, Selasa (20/2/2026) dalam Rangka Memperdalam Ilmu Mengenai Stem Cell.

1/21/20261 min read

Semarang – Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Semarang melakukan kunjungan edukatif ke SCCR Indonesia dan Kampus Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB) yang saat ini tengah bertransformasi menjadi Agung Putra University (APU) pada Selasa (20/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dosen dan mahasiswa Stifar mengenai teknologi sel punca (stem cell). Dalam kesempatan tersebut, delegasi Stifar menerima materi langsung dari dua pakar utama: Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med. (Founder & Commissioner SCCR Indonesia) serta Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, S.T., M.Si. (Rektor Kampus APU).

Selain paparan akademik, peserta juga mendapatkan wawasan mendalam mengenai pengetahuan produk (product knowledge) dan proses produksi stem cell yang disampaikan oleh dr. Rita Agustina, M.Biomed (Direktur Bisnis, Investasi, dan Marketing SCCR Indonesia) dan Faheem Ahmad Khan, PhD (Peneliti Internasional SCCR Indonesia).

Sinergi Akademisi dan Industri Farmasi

Sebagai institusi pendidikan farmasi, Stifar menilai kunjungan ini sangat penting untuk mengenal lebih dekat terkait industri farmasi masa kini.

“Kunjungan ke SCCR Indonesia ini sangat membuka wawasan kami di bidang farmasi. Kami dapat mempelajari teknologi stem cell lebih dini, yang tentunya sangat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa maupun dosen,” ungkap Dr. apt. Endang Dwi Wulansari, M.Si. usai kegiatan.

Komitmen Riset Berbasis Produk

Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med. menekankan bahwa SCCR Indonesia dan Kampus APU memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, riset tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan riset yang tidak hanya menghasilkan paper, tetapi juga menciptakan produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki nilai jual lebih,” terang Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med.