Institut Karya Mulia Bangsa Optimis Bersaing di Edu Fair Lampung 2025

[SOSIALISASI]: Ketua Gugus Tugas PMB IKMB sedang menjelaskan informasi seputar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) kepada para siswa kelas dua belas yang mengunjungi acara Edu Fair Lampung Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Provinsi Lampung pada Senin, 7 Agustus 2025 lalu. (ISTIMEWA).

8/28/20252 min read

LAMPUNG – Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB) yang sebentar lagi akan bertransformasi menjadi Agung Putra University (APU) terus gencar memperkenalkan diri ke masyarakat luas. Salah satunya melalui partisipasinya dalam acara Edu Fair Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Provinsi Lampung, dimana kampus tersebut membuka stand Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) pada 7–8 Agustus 2025 lalu di Hotel Horison, Lampung. Acara ini diikuti empat ribu siswa kelas dua belas dari 35 sekolah di Lampung.

Ketua Gugus Tugas PMB IKMB, Adam Prabowo menegaskan bahwa keikutsertaan kampus dalam Edu Fair tersebut bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan kampus IKMB yang akan beralih status menjadi Agung Putra University (APU) sebagai perguruan tinggi baru di Kota Semarang dengan prodi unggulan Biomedis dan Bioteknologi.

“Kampus ini berada di bawah naungan PT SCCR Indonesia yang bergerak di bidang pengobatan stem cell dan kanker. Jadi, peluang kerja lulusan sangat terbuka lebar,” kata Adam, sapaan akrabnya.

Dalam acara tersebut, APU menghadirkan sejumlah lulusan luar negeri sebagai representasi kualitas Pendidikan, seperti dr. Jutadi, alumni dari Changsa Medical University, Tiongkok. Adam mengatakan bahwa kehadiran pengajar dengan latar belakang internasional mampu menarik minat para siswa, apalagi dengan pendekatan yang dekat dengan generasi muda.

Kehadiran stand PMB IKMB di Edu Fair Lampung juga memberikan informasi lengkap mengenai fasilitas kampus, program beasiswa, promo menarik hingga souvenir bagi pengunjung.

“Selain itu, kami sampaikan bahwa lulusan IKMB yang sebentar lagi beralih menjadi Agung Putra University (APU) akan mendapatkan kesempatan kerja langsung karena program perkuliahan kami selaras dengan kebutuhan laboratorium SCCR,” ungkapnya.

Adam menambahkan bahwa APU merupakan bagian dari lini usaha SCCR Indonesia yang juga memiliki resort, restoran, klinik, farming dan rumah sakit. Hal tersebut menurutnya menjadi nilai tambah bagi mahasiswa yang akan menempuh studi karena kesempatan praktik dan kerja nyata terbuka luas.

Acara Edu Fair ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang menyampaikan semangat dan dorongan kepada seluruh universitas yang berpartisipasi. Kehadiran APU pun mendapat antusiasme tinggi dari para siswa, terutama terkait informasi lokasi kampus serta program studi yang ditawarkan.

APU berkomitmen menghadirkan kurikulum berkualitas yang diselaraskan dengan kebutuhan industri global, dimana kampus tersebut menghadirkan pengajar dari luar negeri dan menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi bonafide di dalam maupun luar negeri.

“Seluruh dosen dan tenaga kependidikan juga dibekali pelatihan bahasa Inggris setiap hari,” tandas Adam.

Teakhir saat wawancara, Adam berharap Agung Putra University (APU) dapat menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah di Lampung sebagai langkah strategis memperluas jaringan.

“Dengan begitu, komunikasi dan kolaborasi dapat terbangun lebih erat, sehingga APU semakin dikenal dan dipercaya sebagai kampus global yang siap mencetak lulusan berkarakter dan berdaya saing,” tutupnya. (L17’UN).