Informasi Pendaftaran via whatsapp (+62) 8113755552
Hadapi Dunia Digital, Kampus APU Berikan Materi AI Fundamental untuk Mahasiswa
Kampus APU Mempersiapkan Mahasiswa untuk Siap Menghadapi Tantangan Dunia Digital Kedepan dengan Memberikan Materi AI Fundamental sebagai Bekal Mahasiswa Kampus APU.
1/2/20261 min read


Semarang – Kampus Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB) yang saat ini sedang dalam proses transformasi menjadi Agung Putra University (APU) memiliki tekad mengikuti tren perkembangan dunia digital.
Yang saat ini tengah tren yakni penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari baik untuk pendidikan, pemberian informasi, atau pun hiburan.
Dalam dunia kampus, yakni pendidikan, Kampus APU memiliki harapan supaya mahasiswa di Kampus APU dapat menggunakan AI sebagai sarana penunjang dalam melakukan kegiatan pembelajaran, riset, ataupun usaha untuk menjadi seorang entrepreneur.
Hal ini diharapkan supaya mahasiswa mengetahui cara menggunakan Large Language Model (LLM) seperti chatGPT, Gemini, atau Grok secara efisien dan etis. Apalagi perkembangan LLM yang sangat pesat memunculkan potensi penyalahgunaan di berbagai bidang.
AI tersebut diharapkan oleh Kampus supaya bisa memudahkan mahasiswa untuk mencari informasi yang tepat dan akurat untuk kemudian diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
“Di Kampus APU sedang diperkenalkan pada dasar-dasar AI untuk semua program studi. Sebagai contoh dalam prodi bioteknologi atau biomedis dapat digunakan sebagai keterampilan penting dalam menghadapi modern science untuk menangkap peluang masa depan dan penelitian bidang terkait,” terang Founder and Commisioner SCCR Indonesia yang juga ketua Yayasan Karya Mulia Keluarga, Prof. Dr. dr. Agung Putra M.Si.Med.pada Rabu (31/12/2025) di Kampus APU, Gunungpati, Semarang.
Untuk program studi bioteknologi, saat ini juga tengah mengembangkan cell counting dan Next Generation Sequencing (NGS) decision menggunakan AI untuk mempermudah dalam melakukan riset oleh dosen ataupun mahasiswa.
Tak hanya di program studi biomedis dan bioteknologi, pada program studi kebidanan AI juga diharapkan mampu mendukung layanan kebidanan modern.
Sementara di program studi manajemen, AI juga diharapkan mampu membantu analisa report data keuangan.
Belum berhenti di situ, pada program studi hukum, AI dapat membantu pembuatan produk hukum. Sedangkan di program studi Ilmu Komunikasi AI diharapkan mampu membantu mahasiswa dalam menciptakan sebuah karya baik video ataupun desain yang memiliki nilai jual.














